Author Archives: Admin PerDIK

Buku “Memenangkan Inklusi: Cerita Pengalaman Mahasiswa Difabel di Makassar” ditulis oleh Nur Syarif Ramadhan dan teman-temannya, berfungsi sebagai cermin bagi tantangan dan perjuangan yang dihadapi oleh mahasiswa difabel dalam menuntut…

Read more

Pada 23-24 Oktober 2024, Hotel Royal Bay di Makassar menjadi lokasi penyelenggaraan konsultasi rakyat dalam rangka mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) Keadilan Iklim yang diinisiasi oleh Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Iklim…

Read more

Dear Lilis, Hari ini rasanya seperti membuka halaman baru dalam sebuah buku yang sudah lama kita tulis bersama. Kami di PerDIK begitu bangga bisa menjadi bagian dari cerita hidupmu, terlebih…

Read more

Setiap tanggal 15 Oktober, dunia merayakan Hari Tongkat Putih Sedunia—sebuah momen yang seolah menjadi sepi di antara keramaian isu global lainnya. Namun, dalam keheningan ini tersimpan sebuah simbol yang kuat,…

Read more

Gong Perdamaian Dunia yang terletak di Ambon adalah salah satu monumen yang memiliki nilai simbolik tinggi. Dengan diameter sekitar dua meter, gong ini bukan hanya sekadar benda fisik, tetapi sebuah…

Read more

Pintu, lebih dari sekadar kayu yang diukir atau besi yang dibentuk, adalah saksi bisu dari takdir yang terus berkelindan. Ia bukan hanya pemisah antara dua ruang, tetapi jembatan antara yang…

Read more

Stigma, sebuah kata yang mungkin sudah akrab di telinga banyak orang, terutama ketika membahas isu-isu disabilitas. Stigma ini sering kali dilekatkan pada individu difabel, seolah-olah menjadi bagian tak terpisahkan dari…

Read more

Ada puluhan ribu buku diterbitkan setiap tahunnya. Baik oleh penerbit mayor maupun buku-buku yang diterbitkan oleh lembaga, komunitas, dan penerbit dengan label Indie. Lalu, pertanyaannya kemudian adalah apakah buku-buku itu…

Read more

Aku mengingat panggung-panggung terakhir sebelum dunia menggelap. Di penghujung Oktober 2015, saat mendarat segera kutanyakan pada kawan yang menjemput di bandara perihal riuh skena di Makassar. Suasana yang teramat kurindukan…

Read more

29/29